Kaur Selatanupdate.com – Rabu pagi, 14 Januari 2026, sekitar pukul 06.10 WIB, suasana di sekitar bawah Jembatan Padang Guci mendadak berubah mencekam. Sdr. Nawan, warga setempat, yang sedang berada di depan rumahnya, melihat seorang pengendara sepeda motor dengan gerak-gerik mencurigakan, bolak-balik di kawasan tersebut. Didorong rasa curiga, ia pun mendatangi lokasi dan mendapati pemandangan yang mengoyak hati: seorang bayi perempuan tergeletak tak jauh dari area pembuangan sampah.
Tanpa berpikir panjang, saksi segera menghubungi Polsek Tanjung Kemuning dan Puskesmas Tanjung Kemuning untuk meminta bantuan evakuasi.
Laporan itu langsung direspons cepat oleh Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Kemuning, Aiptu Agung Pramana, bersama personel Polsek Tanjung Kemuning. Setibanya di lokasi, Aiptu Agung tanpa ragu menggendong bayi perempuan tersebut, memastikan tubuh kecil itu aman dan terlindungi.
Dengan penuh kepedulian, Aiptu Agung Pramana menggendong bayi itu dari lokasi penemuan hingga ke Puskesmas Tanjung Kemuning, menyerahkan langsung kepada tim medis untuk mendapatkan perawatan intensif. Pihak puskesmas pun bergerak cepat memberikan pertolongan.
Berkat kesigapan warga, peran media, serta gerak cepat Aiptu Agung Pramana bersama anggota Polsek Tanjung Kemuning Polres Kaur, bayi yang diduga dibuang oleh Orang Tak Dikenal (OTK) tersebut akhirnya berhasil diselamatkan.
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa tugas seorang polisi bukan sekadar penegakan hukum. Hati besar Aiptu Agung Pramana mencerminkan jati diri Polri sebagai pengayom dan pelayan masyarakat, yang hadir bukan hanya dengan kewenangan, tetapi juga dengan nurani.
Di bawah seragamnya, hari itu, Aiptu Agung menunjukkan bahwa kemanusiaan adalah panggilan tertinggi dalam pengabdian.



