Kaur Selatanupdate.com – Sungguh miris! Di tengah gencarnya jargon peningkatan pelayanan kesehatan oleh Pemerintah Kabupaten Kaur, justru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur simbol utama pelayanan publik ikut tenggelam dalam gelap ketika listrik padam.
Padahal, rumah sakit seharusnya menjadi tempat paling siap siaga menghadapi segala situasi darurat, termasuk pemadaman listrik. Namun kenyataannya, ketika listrik padam, genset di RSUD Kaur tidak berfungsi. Akibatnya, pasien dan keluarga harus menyalakan senter handphone untuk memberi penerangan di tengah kegelapan ruang perawatan.
“Kami pakai senter HP. Genset tidak nyala, pasien kasihan,” keluh salah satu keluarga pasien dengan nada kecewa.
Kondisi ini menampar wajah pelayanan publik di Bumi Se’Ase Se’Ijean. Apa gunanya berbicara peningkatan mutu pelayanan kesehatan jika listrik saja tak mampu dijaga? Di mana kesiapsiagaan manajemen RSUD dan pengawasan pemerintah daerah?
Mirisnya, RSUD Kaur yang seharusnya menjadi kebanggaan justru menjadi bahan keluhan masyarakat dari tahun ke tahun. Tambahan tenaga medis dan dokter tidak akan berarti jika sistem pelayanan dasar seperti listrik dan kenyamanan pasien diabaikan.
Lebih ironis lagi, masyarakat kini justru lebih percaya berobat ke rumah sakit swasta di luar daerah ketimbang ke RSUD Kaur. Ini tamparan keras bagi pemerintah daerah yang terus berbicara tentang komitmen meningkatkan mutu pelayanan, tetapi faktanya nihil di lapangan.
Pelayanan publik bukan hanya soal membangun gedung megah dan menambah tenaga medis, melainkan memastikan masyarakat merasa aman dan layak saat dirawat. Jika rumah sakit saja ikut mati lampu, bagaimana bisa bicara mutu kesehatan dan keselamatan pasien?
Sudah saatnya pemerintah daerah turun tangan langsung, bukan hanya menggelar rapat dan menebar janji manis. Genset yang tidak berfungsi di rumah sakit bukan sekadar kelalaian teknis, tetapi bentuk nyata gagalnya sistem pengawasan dan manajemen pelayanan publik di Kabupaten Kaur.
Masyarakat tak butuh slogan, mereka butuh bukti. Dan selama RSUD Kaur masih gelap setiap kali listrik padam, citra buruk pelayanan kesehatan di daerah ini akan terus melekat kuat di telinga rakyat.(HZ)



